Cara Install Ubuntu 11.04

Instalasi Ubuntu 11.04

Para blogger ini adalah Ubuntu versi 11.04……..

Bagi Pecinta Linux ini adalah Tutorial Instalasi Ubuntu 11.04 semoga Para Blogger Mania terbantu tentang Tutorial Ubuntu 11.04…….

OKe..OKe.. GAk Usah Berbelit-Belit Silahkan MOnggo Dinikmati….

😀😀🙂

By Ayub Perdhana Putra ( XII TKJ 02 / Esemkka 9 )

How to Install Ubuntu 11.04 | Tutorial Instalasi Ubuntu 11.04

Yang perlu dipesiapkan sebelum menginstal Ubuntu 11.04 adalah:

  1. Sediakan CD Installer Ubuntu 11.04 (CD Ubuntu 11.04 bisa Anda pesan di sini)
  2. PC atau Laptop, Saya sarankan untuk RAM berkapasitas 1 GB untuk kebutuhan sistem yang optimal. Di sini saya menginstal Ubuntu 11.04 dengan size harddisk sebesar 8 GB dan RAM sebesar 512 MB.

Langkah 1
Nyalakan PC / Laptop Anda yang akan diinstal Ubuntu 11.04, masukkan CD Installer Ubuntu 11.04 ke dalam CD/DVD ROM, pastikan first boot pada settingan BIOS adalah CD/DVD ROM.
Langkah2 : Welcome
Tunggu proses booting yang berlangsung dari CD, hingga muncul tampilan seperti gambar di bawah. Jika Anda ingin mencoba Desktop Ubuntu 11.04 klik tombol Try Ubuntu, karena kita ingin menginstal langsung, maka pilih / klik tombol Install Ubuntu.
Langkah 3 : Preparing to Install Ubuntu
Akan muncul informasi mengenai persiapan untuk menginstall Ubuntu, yaitu size harddisk untuk Ubuntu 11.04 paling sedikit berkapasitas 4,4 GB, terhubung ke tegangan listrik dan kalau bisa terhubung ke internet, tapi Saya tidak terhubung ke internet, maklum belum ada dana, hihi.
Klik tombol Forward untuk melanjutkan.
Langkah 4 : Allocate drive space

Untuk membuat partisi secara manual, pilih Something else, klik tombol Forward untuk melanjutkan.

Langkah 5 : Allocate drive space

Klik tombol New Partition Table untuk membuat tabel partisi baru supaya bisa dibuat partisi di dalamnya.

Langkah 6 : Allocate drive space

Akan muncul pesan konfirmasi apakah kita akan membuat tabel partisi atau tidak, klik tombol Continue untuk melanjutkan.

Langkah 7 : Allocate drive space

Pilih / klik pada tulisan free space untuk membuat partisi pada space Harddisk yang tersedia, kemudian klik tombol Add untuk membuat partisi baru.

Langkah 8 : Allocate drive space
Partisi yang pertama kali dibuat adalah partisi swap, untuk membuat partisi swap, pada tipe partisi pilih Primary. Masukkan besar size partisi yang akan dibuat, karena besar RAM yang Saya gunakan adalah 512 MB, maka besar partisi swap yang Saya buat adalah 2x lipat RAM atau 1024 MB. Pada lokasi partisi pilih Beginning. Kemudian pada use as, pilih swap area. Klik tombol OK.
Langkah 9 : Allocate drive space
Partisi swap telah dibuat, partisi selanjutnya yang akan dibuat adalah partisi / (baca : root). Seperti langkah sebelumnya, klik pada tulisan free space atau area size kosong pada harddsik, kemudian klik tombol Add untuk menambahkan partisi.
Langkah 10 : Allocate drive space
Untuk membuat partisi / (baca : root), pada tipe partisi pilih Primary. Masukkan besar size yang akan digunakan untuk partisi / (baca : root), besar partisi yang Saya buat adalah sisa dari size Harddisk yaitu 7565 MB. Pada lokasi partisi pilih Beginning. Kemudian pada use as, pilih Ext 4 Journaling file system. Pada Mount point, pilih / (baca : root). Klik tombol OK.
Langkah 11 : Allocate drive space
Partisi yang diperlukan sudah dibuat, kemudian klik tombol Install Now untuk melanjutkan ke langkah proses instalasi Ubuntu 11.04.
Langkah 12 : Where are you?
Pilih area di mana Anda berada, karena Saya ada di Banjarmasin, maka Time zone yang Saya gunakan adalah Makassar. Klik tombol Forward untuk melanjutkan.
Langkah 13 : Keyboard Layout
Pilih layout keyboard yang digunakan, keyboard yang biasa digunakan orang pada umumnya adalah keyboard QWERTY atau standar USA. Kemudian klik tombol Forward untuk melanjutkan.
Langkah 14 : Who are you?
Langkah terakhir untuk proses setup instalasi Ubuntu 11.04 adalah membuat username untuk login di Ubuntu 11.04. Masukkan nama Anda, nama komputer Anda, username dan password. Kemudian klik tombol Forward untuk melanjutkan.
Langkah 15 : Proses Instalasi Ubuntu 11.04

Proses instalasi Ubuntu 11.04 lumayan memakan waktu yang cukup lama.

Langkah 16 : Completing Installation

Proses instalasi Ubuntu 11.04 sudah selesai, klik tombol Restart Now, untuk merestart komputer Anda.

Langkah 17 : Login Ubuntu 11.04

Tampilan Login Ubuntu 11.04, masukkan password sesuai username yang telah dibuat sesuai langkah ke 14. Kemudian klik tombol Login.

Tampilan desktop Ubuntu 11.04 ketika live dari CD

Instalasi JOOMLA

Cara Instalasi Joomla! Secara Manual !!!!!

Ini adalah cara instalasi Jomla secara Manual guy’z….
so… ,, buat yang mau tahu caranya baca yah guy’z….. but jangan lupa kasih jempolnya
HAHAHAHA…😀
SELAMAT BELAJAR
By : Ayub Perdhana Putra ( TKJ 02 / ESEMKA NINE ( 9 ) ) ……

Instalasi Joomla bisa dilakukan secara manual, artinya anda akan melakukan upload installer Joomla, membuat database, dan melakukan instalasi Joomla. Instalasi Joomla juga bisa dilakukan secara otomatis melalui Fantastico, silahkan kunjungi artikel Instalasi Joomla Melalui Fantastico untuk instalasi Joomla melalui Fantastico.

Silahkan ikuti urutan instruksi di bawah ini untuk melakukan instalasi Joomla secara manual.

Download Joomla

Download Joomla bisa didapat di:

http://www.joomla.org/download.html

Sangat disarankan selalu menggunakan versi terbaru Joomla.

Upload File Joomla
joomla hostingJoomla Hosting
Dapur Hosting menyediakan layanan web hosting joomla dan murah gratis nama domain hanya Rp 200.000.
Setelah selesai download, sekarang saatnya melakukan upload. Gunakan aplikasi FTP untuk upload file Joomla. Kami sarankan anda untuk menggunakan FileZilla untuk upload file tersebut.

File harus diupload ke dalam direktori public_html, setelah selesai upload, buka cPanel > File Manger dan cari file tersebut di File Manager. Klik kanan pada file tersebut dan extract.

extract fileextract file

Membuat Database MySql

Sebelum memulai instalasi Joomla, kita harus menyiapkan database MySql. Silahkan simak cara Membuat Database MySql di sini.

Dari artikel Membuat Database MySql anda bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan:

  • Nama Database
  • Username Database
  • Password Database

Sedangkan untuk Host Name bisa diisi dengan “localhost” (tanpa tanda kutip).

Instalasi

Buka browse anda dan navigasikan ke alamat web joomla anda. Di browser anda akan muncul tampilan instalasi Joomla. Silahakn diikuti langkah dibawah ini untuk instlasi.

  1. Choose Language, pilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi Joomla, kemudian tekan tombol Next .
  2. Pre-installation Check, pastikan semua dalam kondisi Yes, kemudian tekan tombol Next.
    Pre-installation CheckPre-installation Check

  3. License, baca lisensinya dan klik tombol Next.
  4. Database Configuration, masukkan informasi yang dibutuhkan yang didapat dari langkah Membuat Database MySql. Host Name database harus menggunakan “localhost”. Untuk bagian Advanced Settings, ganti Table Prefix dengan prefix apa saja kecuali bak (digunakan untuk backup) dan jos (demi keamanan). Tekan tombol Next untuk melanjutkan.
    database configurationdatabase configuration

  5. FTP Configuration, login FTP bisanya sama dengan login cPanel, klik Next untuk melanjutkan.
    FTP configurationFTP configuration

  6. Main Configuration, masukkan konfigurasi utama web anda lalu tekan Next.
  7. Finish, instalasi selesai. Tapi anda harus hapus direktori Installation melalui cPanel > File Manager.
    finishfinish

Sekarang anda telah berhasil melakukan instalasi Joomla secara manual dengan melakukan upload, membuat database, melakukan konfigurasi sendiri.

SETTING ROUTER DEBIAN 0.4

Ini adalah Postingan cara setting Router pada DEBIAN 0.4 jadi bagi yang membutukan semoga terbantu guy’z……. (^_^)

Pertama-tama siapkan komputer dengan 2 lan card yaitu eth0 dan eth1.

1. Pastikan program iptables udah terinstall

2. Kemudian buka konsole

3. Hapus aturan-aturan yang sudah ada dengan perintah sebagai berikut:

* iptables –flush
* iptables –table nat –flush
* iptables –delete-chain
* iptables –table nat –delete-chain

4. Kemudian lakukan pengaturan untuk masquerade dan forwarding dengan perintah sebagai berikut:

* iptables –table nat –append POSTROUTING –out-interface eth0 -j MASQUERADE
* iptables –append FORWARD –in-interface eth1 -j ACCEPT
* echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

5. Simpan aturan firewall yang telah dibuat dengan perintah sebagai berikut:

* iptables-save > /etc/firewall.conf

6. Kemudian buatlah sebuah file dengan nama iptables pada direktori /etc/network/if-up.d/iptables:

* vi /etc/network/if-up.d/iptables
* didalamnya ketikkan perintah:

#!/bin/sh

iptables-restore /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

* Kemudian simpan file tersebut

7. Berikan akses untuk eksekusi agar aturan firewall yang telah dibuat dapat digunakan sejak proses booting dengan perintah:

chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables

8. Restart Komputer anda untuk melakukan pengetesan aturan iptables.

9. Selesai.

Sampai sini dulu ya bahasan pembuatan router pada debian 4.0. Semoga bisa memberikan pencerahan.😀